Categories
Tips Ecommerce

Cara Membuat Brosur dengan Power Point untuk E-Commerce

Brosur adalah salah satu hal yang harus dibuat oleh kamu yang memiliki usaha atau bisnis. Tujuannya adalah untuk memasarkan suatu produk. Ya, walaupun saat ini sudah jarang sekali ada brosur dalam bentuk hardcopy atau dalam bentuk kertas.

Tentunya, brosur dalam bentuk softfile yang di unggah ke beberapa media sosial ini lebih memudahkan kita untuk membuatnya. Tak hanya mudah dalam hal pembuatan saja, akan tetapi juga kamu bisa lebih mudah menyebarkan brosur secara online.

Nah, untuk kamu yang ingin membuat brosur untuk kepentingan e-commerce atau pemasaran produk secara ddigital. Tak perlu repot-repot lagi, saat ini bahkan kamu juga bisa membuat brosur dengan mudah menggunakan power point.

Cara Membuat Brosur dengan Power Point

Siapa sangka aplikasi presentasi yang satu ini ternyata juga bisa lho dijadikan sebagai media untuk membuat brosur untuk kepentingan pemasaran digital suatu produk. Adanya fitur untuk membuat brosur dengan Microsoft Power Point, akan mempermudah kamu. Berikut adalah penjelasan mengenai cara membuat brosur dengan Power Point yang dikutip dalam situs Bukkol..

Buka Microsoft Power Point

  • Langkah pertama adalah buka Microsoft Power Point yang ada dalam PC kamu.
  • Buka dokumen baru dengan template khusus untuk pembuatan brosur.
  • Lalu klik menu design untuk mempercantik tampilan brosur kamu.

Atur Slide untuk Membuat Brosur

  • Kemudian atur slide size sesuai dengan ukuran kertas yang akan digunakan untuk brosur.
  • Bila kamu ingin membuat ukuran slide sesuai keinginan, maka buat ukuran width 11 inci dan height 8,5 inci.
  • Selanjutnya kamu rubah bentuk kertas menjadi potrait dan slide menjadi landscape.
  • Kemudian masuk ke menu insert lalu pilih table. Pilih 3 baris tabel pertama.
  • Lalu tarik tabel ke bawah, agar bisa memenuhi slide power point. Bila kamu bingung, buat ukuran tabel sebesar 10 inci.

Pilih Background dan Template Brosur Agar Menarik

  • Bila sudah, kamu pilih menu design yang ada di tab menu paling belakang. Lalu pilih menu shading dan klik pilihan menu no fill. Tujuannya adalah untuk membuat kolom menjadi tidak berwarna.
  • Lalu atur template brosur atau background slide yang sesuai dengan konsep brosur yang akan dibuat.
  • Bila kamu sudah menemukan template brosur atau background slide yang cocok dengan konsep brosur, klik kanan pada dokumen power point lalu pilih menu format background.
  • Bila brosur yang kamu buat terdiri dari beberapa halaman, maka klik kanan pada slide lalu pilih menu duplicate slide.

Tambahkan Informasi Foto atau Tulisan yang Menarik

  • Usahakan proses duplicate slide dilakukan, sebelum kamu menuliskan isi brosur kamu. Tujuannya adalah agar halaman yang diduplicate memiliki kesamaan bacground satu dengan yang lainnya.
  • Bila sudah, ketikan isi brosur sesuai dengan konsep promosi yang akan kamu lakukan.
  • Usahakan untuk memasukan tulisan, gambar, dan warna warni background, agar bisa membuat masyarakat tertarik dengan brosur kamu.
  • Bila kamu ingin menggunakan gambar yang menarik untuk brosur kamu, maka klik menu insert. Kemudian pilih online pictures, pilih gambar yang menarik dan mendukung konsep brosur kamu.
  • Kamu juga bisa menggunakan fitur shape dan juga tabel untuk membuat brosur promosi kamu semakin menarik.
  • Usahakan jangan terlalu panjang dalam meletakan tulisan dalam brosur, agar para pembaca tidak merasa bosan.
  • Berikan beberapa gambar yang sesuai dengan barang yang kamu promosikan.

Itulah tata cara membuat brosur dengan power point secara mudah. Kamu bisa menerapkan tata cara ini di rumah. Bila kamu ingin membuat brosur secara menarik lagi, kamu bisa mengkombinasikan hasil pembuatan brosur dari Microsoft Power Point dengan aplikasi edit foto lainnya. Pastinya hasil akhir pembuatan brosur kamu menjadi lebih menarik lagi.

Categories
Tips Ecommerce

Manfaat Ecommerce Bagi Perusahaan yang Wajib Kamu Ketahui

Ecommerce memang bukanlah hal yang asing lagi dalam dunia bisnis. Sejak tahun 1994, platform ini banyak digunakan sebagai media promosi dan pengiklanan via website.

Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, terdapat beberapa orang yang melihat celah keuntungan dari media yang satu ini. Apa itu? apalagi kalau bukan masalah perdagangan. Salah satu bentuk kesadaran masyarakat dengan adanya ecommerce adalah berbelanja secara online.

Sampai di sini, apakah Anda sudah mengetahui apa manfaat ecommerce bagi perusahaan? Tentu saja sebagai media penjualan dan promosi. Selain itu, masih banyak lagi manfaat dari ecommerce bagi perusahaan.

Manfaat Ecommerce Bagi Perusahaan

Apa saja? Simak ulasan lengkap di bawah ini mengenai manfaat ecommerce bagi perusahaan yang wajib diketahui oleh para bisnisman.

Cakupan Area Pasar Lebih Luas

Setelah menelaah dari penjelasan kami di atas, kira-kira apa perbedaan mendasar dari perdagangan online dan konvensional? Sudah menemukan jawaban? Tentu saja media yang digunakan.

Sesuai dengan namanya, ecommerce lebih mengedepankan perdagangan secara online. Jadi, segala kegiatan perdagangan yang dilakukan baik pemesanan, pembayaran, dan pengantaran dapat dipantau secara online.

Nah, dengan cara inilah perusahaan atau pedagang dapat mencakup target pasar yang lebih luas. Seperti yang kita ketahui bahwa hampir semua orang dewasa maupun anak-anak di dunia ini ahli dalam menggunakan gadget. Hal ini tak menutup kemungkinan mereka akan melirik produk anda.

Lebih Efisien

Untuk membuat sebuah usaha, kira-kira apa yang harus Anda persiapkan? Tentu saja barang atau jasa yang ditawarkan, media promosi, dan lapak. Tunggu dulu, komponen tersebut hanya perlu Anda persiapkan ketika akan membuka toko tradisional.

Terdapat satu cara yang dinilai lebh efisien yaitu dengan ecommerce. Mengapa? karena akan lebih hemat biaya dan pengeluaran.

Contohnya saja dengan penjualan berbasis online Anda tak akan dipusingkan dengan masalah lapak atau promosi. Mengapa? karena semuanya telah disediakan oleh platform ecommerce yang digunakan.

Anda cukup menguooload barang dagangan Anda di ecommerce yang digunakan, dan tunggu konsumen mengunjungi toko online Anda untuk membuat pesanan.

Harga Lebih Bersaing

Kira-kira apa yang membuat suatu barang atau jasa memiliki harga yang tinggi? salah satu aspek pengaruhnya adalah besarnya harga perolehan dan biaya dalam proses produksi. Contohnya, biaya sewa gedung, gaji, promosi, dan masih banyak lagi.

Hal inilah yang menjadi salah satu keunggulan dari bisnis ecommerce. Mengapa? karena bisnis ini tak memerlukan media di atas seperti gedung ataupun promosi.

Karena berbasis online, perusahaan Anda tak memerlukan gedung atau toko resmi di mana pelanggan akan datang karena semuanya akan dilakukan secara online.

Karena biaya yang dibutuhkan berkurang, maka secara otomatis penjual akan menetapkan harga yang jauh lebih rendah pula. Selain itu, dengan cara ini Anda akan mendapatkan harga dari tangan pertama.

Media Promosi Gratis

Lapak online yang digunakan dalam ecommerce tak hanya menyediakan media untuk melakukan jual beli, tetapi juga promosi.

Anda cukup mengupload barang atau jasa yang Anda tawarkan pada kolom yang telah disediakan. Kemudian pelanggan akan memilih berbagai barang yang Anda pajang secara online.

Jadi, Anda tak perlu pusing-pusing memikirkan masalah patung untuk display, hiasan toko, atau bahkan penjaga toko. Jadi selain biaya promosi gratis, Anda juga dapat mengurangi biaya gaji karyawan.

Demikian ulasan lengkap mengenai manfaat ecommerce bagi perusahaan yang wajib pebisnis ketahui. Semoga artikel ini bermanfaat, terima kasih.

Categories
Ecommerce Update

Sejarah Ecommerce di Indonesia dan Perkembangannya

Apa itu Ecommerce? Apabila pertatanyaan ini dilontarkan sepuluh atau dua puluh tahun lalu, mungkin tak akan ada orang yang tahu. Namun berbeda kali ini, perkembangan ecommerce yang begitu pesat membuat semua orang secara perlahan mengenal dan memahaminya.

Beberapa tahun belakangan ecommerce memang dapat dikatakan merajai sentra perdagangan digital yang kian diminati masyarakat dunia termasuk Indonesia.

Penggunaan perangkat telekomunikasi seperti handphone dan computer yang dibarengi dengan internet, membuat cara belanja yang satu ini lebih diminati oleh masyarakat milenial.

Sedikit Sejarah Ecommerce di Indonesia

Namun tahukan Anda mulai kapan ecommerce ini mulai dikenal? Untuk menambah wawasan Anda tentang dunia perdagangan yang menggunakan sarana bisnis dan teknologi, mari kita simak ulasan mengenai update perkembangan dan sejarah Ecommerce di Indonesia berikut ini.

Awal Kemunculan

Sejarah ecommerce di Indonesia diawali dengan didapuknya IndoNet sebagai Internet Service Provider (ISP) di Indonesia pada tahun 1994 silam. Kemunculan dari IndoNet ini menjadi pintur gerbang atas pemanfaatan teknologi telekomunikasi dalam segala bidang, tak terkecuali dengan perdagangan.

Pada awal pendiriannya, banyak pedagang yang menggunakan internet sebagai lapak untuk menampilkan dagangannya. Sedangkan proses jual beli tetap dilaksanakan secara manual.

Apakah hal ini efektif? Tentu saja tidak. Dengan adanya rise dan uji coba, akhirnya banyak penemu yang mulai memaksimalkan penggunaan internet dalam dunia perdagangan. Salah satu usaha atau langkah yang mereka lakukan adalah dengan banyaknya kemunculan bisnis startup.

Era Pertengahan

Pada tahun 2010-2011 dapat dikatakan sebagai era pertengahan bagi ecommerce. Mengapa? siapa yang tak tahu gojek? Startup yang bergerak dalam bidang transortasi ini menjadi bukti kesukesan dari ecommerce.

Berkat inovasi yang dilakukan, gojek menjadi gerbang pembuka bagi masyarakat awam atas penggunaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

Bukan main-main, bahkan tahun 2020 ini gojek telah dikategorikan sebagai Unicorn atau usaha startup yang memiliki valuasi sebesar Rp 1 miliar.

Dengan kemunculan dan kesuksesannya, gojek juga menjadi pemacu bagi startup lain untuk unjuk gigi. Sebut saja Bukalapak, Tiket.com, Zalora, dan masih banyak lagi.

Era Renaisance

Karena perkembangannya yang kian pesat, ecommerce telah mencapai era kejayaannya di tahun 2014. Bahkan kini ecommerce memiliki hari perayaannya sendiri yang dinamakan dengan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas).

Pada tahun 2014 telah banyak bermunculan ecommerce startup maupun unicorn dalam berbagai bidang mulai dari fashion, transportasi, property, akomodasi, perdagangan umum, pekerjaan, dan maish banyak lagi.

Salah satu startup di Indonesia yang mampu menembus angka investasi hingga USD 100 juta atau 1,2 triliun adalah Tokopedia.

Tak hanya perusahaan startup asli, bahkan banyak perusahaan komersil yang mulai melirik bisnis ecommerce ini. sebut saja MatahariMall.com yang merupakan anak cabang dari Lippo Group.

Tanggapan Pemerintah

Kira-kira apa yang dirasakan pemerintah dengan hadirnya ecommerce di negaranya? Tentu saja sangat diuntungkan. Masuknya investasi asing ke dalam negeri ditambah dengan arus perdagangan yang kian lancar tentu mendatangkan pundi-pundi rupiah yang cukup besar.

Belum lagi dari masalah pajak yang dikenakan untuk produk yang diatur dalam peraturan pemerintah. Maka dari itu, pemerintah semakin menengadahkan tangan dengan adanya ecommerce ini.

Hal ini dibuktikan dengan diluncurkannya Perpres Nomor 74 tahun 2017 yang diseut dengan Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik.

Demikian ulasan lengkap mengenai update perkembangan dan sejarah ecommerce di Indonesia. Semoga artikel ini bermanfaat, terima kasih.